Melihat kilas balik pemilu yang diselenggarakan pemerintah demi terciptanya demokrasi terpimpin dinegeri ini semenjak thn 2004 , sang SBY mampu menarik hati para rakyat negeri ini yang kebanyakan masih primitive . SBY mampu mengungguli para pesaingnya ketika memperebutkan kursi wahid dinegeri ini , walaupun democrat tak banyak unggul ketika pemilu caleg . bahkan di daerah seperti bali yang katanya basis partai PDI P , SBY dapat dengan mudah memenangkannya. Tanya kenapa ?? itu semua karna mantan jenderal ini mengedepankan sikap wibawa , dan sopan santunnya . masyarakat kita ini kebanyakan primitive , memilih berdasarkan rupa sang bakal pemimpin . mereka tak perduli dengan apa yang dijanjikan sang kandidat .mereka tak peduli akan seperti apa bangsa ini di pimpinnya .
Haaa , sedih melihat rakyatku begini . mahasiswa berbondong bondong meneriakan kebebasan berdemokrasi , tapi tetap saja suara mereka para terpelajar kalah dengan suara mereka mereka yang masih saja memandang rupa . yang penting rupa , kalo kelihatan gagah berarti dia mampu memimpin bangsa ini fikirnya . halah , yakinkah anda dengan hal seperti sekarang . orang yang duduk dikursi roda pun kalo dia punya moral dan ilmu yang mumpuni bisa memimpin negeri ini , yakin saya akan hal itu. sekarang yang terpenting itu moral , banyak orang pandai tapi yang bermoral bisa dihitung jari .
Buktinya kita lihat sekarang , bagaimana sang presiden melancarkan maneuver politiknya . jurus win win solution andalan nya ternyata ampuh mengambil hati para pemimpin partai besar untuk mendukung pemerintahannya . dari mulai PKS , PAN , PBB , PPP , dan akhirnya partai besar seperti GOLKAR pun manut ikut mendukung sang SBY . hanya kepada PDI P lah aku masih membuka topiku untuk partai itu . sekali tidak tetap tidak . sekalipun puan mahari (anak megawati) telah terang-terangan ditawari kursi menteri pemberdayaan perempuan . sang pemimpin partai menolak mentah mentah tawaran itu .
Sby menginginkan semua partai mendukung pemerintahannya , padahal partai oposisi itu sangat diperlukan untuk mengawasi jalannya pemerintahan .dasar licik , kalau semua dia rangkul kan pemerintahannya aman sampai akhir zaman . untung masi ada partai partai yang berdiri tegak memandang sinis terhadap mereka itu seperti pdip dan gerindra .
Pemilu yang akan diselenggarakan 4 tahun lagi akan layak disimak , sebab sang penguasa 8 tahun negeri ini tak bisa lagi menjajal kursi wahid itu . iya hanya bisa berprasrah agar democrat mempunyai sosok sepertinya . memang democrat punya beberapa sosok seperti itu andi malaranggeng . tapi andi kalah dalam perebutan kursi wahid dipartai itu . yang menang malah bung anas urbaningrum , itu mungkin karena ibas ( baskoro yudhoyono , anak SBY ) lebih berpihak kepadanya karna di iming imingi kursi sekjen . tentulah sang presiden yang katanya bersikap netral dalam pemilihan itu tetap saja agak condong ke sisi anas Karena anaknya ada di cabinet bung anas . yahh , tapi kalau kalau anas yang ditunjuk menjadi calon presiden yang di usung olleh partai nya bersama sang sekjen menjadi wakil kurasa mereka mempunyai sikap sopan santun itu . hanya saja tak sewibawa sang presiden karna mereka bukan berasal dari kalangan militer .