Cerita ini bermula sejak aku memilih kuliah di kota malang .di kota kelahiran ayahku ini aku menjatuhkan pilihan ku untuk bernaung , menimba ilmu paling tidak selama 4 tahun kedepan . dikota sarang ya aremania ini aku tinggal bersama keluarga bude ku yang sudah ku anggap ibuku sendiri . sejak pertama menginjakkan kaki disini aku merasa sangat nyaman , rumah yang bernuansa hening karna rumah ini jauh dari perkotaan , dan tentu saja sepupu ku yang langsung akrab begitu aku tiba karena kultur mereka yang begitu akrab bahkan harus akrab kepada dulur(saudara). ini adalah permulaan yang menyenangkan fikirku .
Suatu pagi salah satu sepupu lelaki ku menghampiriku , menawari untuk nonton arema berlaga melawan persisam di stadion kebanggaan aremania yaitu stadion kanjuruhan . aku meng iyakan ajakan itu . sebelum berangkat ke stadion beliau menawari baju arema untuk dipinjamkan . aku menolaknya kali ini , karena aku lebih nyaman mengenakan baju persija ku . tapi kubalut baju kebesaran itu dengan jaket tebalku . sesampainya di tribun tempat duduk aku membuka slerekan jaketku . terlihatlah tulisan besar “persija” dibajuku . terkejut sepupu ku . bertanya ia . “kok persija dek ??”. lantas ku jawab dengan santai y karena saya the jak mas . hahhahhaaa
Setelah pertandingan itu selesai dengan kemenangan arema kami lantas pulang menuju rumah . dirumah sepupu ku tadi bercerita tentang aku yang memakai baju persija ini. Seperti nya mereka heran dan tak mau menerima perbedaan ini . berita itu pun tersebar cepat dari mulut ke mulut di keluarga besarku . dan reaksi mereka pun tak beda jauh dari keluarga bude ku . berat sepertinya menerima perbedaan ini . jadi yang mereka lakukan adalah menjelek jelekan persijaku se enak2 udele dewe .
Aku memang diam . tapi diamku dendam . yah , karena kalau kelakuan mereka ku ladeni dengan membela persija atau malah balik menjelek2an arema pastilah hanya kepenatan yang aku dapat . Karena mereka itu banyak dan aku hanya seorang diri . sakit hatiku ini tak terbendung lagi , dendamku memuncak . fikirnya aku ini hanya pecinta persija biasa , kalian salah !! walaupun aku lama tinggal di kota kelahiranku , tanjungpinang . darah persija yang turun dari ibuku yang asli kemnyoran ini adalah darah oren paling liar dan panas . ke nobatku diriku ini hanya untuk membela persija sampai aku lelah dan tak kuad berdiri mengibarkan benderamu lagi .selalu memanas , membuncah dalam dadaku ketika mereka menghina persija didepan mataku walaupun niatnya hanya untuk bercanda . maaf kawan , kefanatikkan ku terhadap persijaku bukan hanya retorika .
Apalagi ketika mereka merengkuh juara Indonesian super league tahun ini (2010,red). Wah , betapa bangga sekaligus sombong mereka itu . aku tahu bahwa arema itu hebat , bahkan ku ancungkan jempol kepada rakyat malang yang setia menonton langsung setiap pertandingan karena memang itu lah pemasukan utama tim ini . bukan APBD seperti persija yang berkucuran dana melimpah dari pemerintah .tak lelah lelah persija ku di entas sebagai tim yang tak mampu bermain baik walau berkucur dana . memang iya , tapi tidak sepantasnya mereka membanting harga diri kami . katanya arema dan persija satu jiwa , saudara yang tak terpisahkan melawan musuh musuh persija yaitu Viking dan musuh arema yaitu bonek . tapi di keluarga ku tak sedikit pun menunjukan sifat sahabat yang di elu elukan petinggi arema . hah !!
Aku terjebak dirumah ini , tak bisa melawan hinaan mereka karena aku harus tahu diri . aku numpang disini , terima sajalah perlakuan mereka . semoga aku tak lelah menyimpan tekanan batin ini . insya allah .
persijia ampe mati
